Dua Jam Makan dalam Gelap

Dua Jam Makan dalam Gelap

Low Vision, WSD
Dua Jam Makan dalam Gelap Selama 2 jam, pengunjung berpartisipasi dalam kegiatan sosial ”Dine in the Dark”. Selama itu pula, mereka makan dalam keterbatasan penglihatan untuk mencoba memahami gelapnya kehidupan para penyandang disabilitas. KOMPAS/SEKAR GANDHAWANGI Suasana temaram terasa pada kegiatan ”Dine in the Dark” yang berlangsung di Jakarta, Senin (14/10/2019). Kegiatan ini merupakan salah satu upaya menyosialisasikan gangguan penglihatan yang dialami masyarakat. Mata langsung disambut cahaya temaram saat masuk ke Kilo Kitchen, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2019) malam. Pengunjung hanya bisa mengandalkan penerangan dari layar proyektor dan cahaya meja bar. Selama 2 jam, pengunjung makan dalam gelap. Selama itu pula mereka mencoba memahami gelapnya kehidupan para penyandang disabilitas. Malam itu, puluhan pengunjung berpartisipasi dalam kegiatan bertajuk ”Dine in the Dark” atau ”Makan dalam Kegelapan”. Kegiatan ini diselenggarakan Komite Mata Nasional, Yayasan…
Read More
World Sight Day 2018

World Sight Day 2018

Low Vision
Berdasarkan road maps Kemenkes untuk percepatan pencegahan kebutaan tahun 2018 – 2030, yang menjadi fokus dalam program tersebut bukan saja pada pencegahan kebutaan tetapi juga memastikan bahwa layanan rehabilitasi untuk anak dengan gangguan penglihatan seperti layanan Low Vision juga tersedia. Sejak tahun 2015 Yayasan Pelayanan Anak dan Keluarga ( LAYAK ) bekerjasama dengan CBM mengembangkan program low vision dan pencegahan kebutaan di Indonesia melaui program Seeing is believing ( SIB) khususnya di DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan. Tujuan program SIB adalah agar anak anak di Indonesia dengan gangguan penglihatan yang bisa dicegah maupun dengan gangguan penglihatan permanen dapat diidentifikasi secara dini dan mendapatkan akses ke layanan yang berkualitas dan terjangkau. Sampai bulan Agustus 2018, Jumlah anak dengan gangguan penglihatan, low vision dan disabilitas lain yang sudah dilayani di layanan Low…
Read More