Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Inklusi

Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Inklusi

Yayasan LAYAK bekerja sama dengan P2KPTK2 (Pelatihan Bimbingan dan Konseling (BK) di Pusat Pengembangan Kompetensi Pendidik, Tenaga Kependidikan dan Kejuruan) melakukan serangkaian kegiatan untuk meningkatkan kapasitas guru-guru yang ada di wilayah Jakarta. Peningkatan kapasitas yang dimaksud diantaranya adalah terkait dengan sekolah inklusi.

Pada bulan Oktober, yaitu tanggal 10 Oktober sampai dengan 14 Oktober tahun 2019, telah dilakukan pelatihan yang diikuti oleh 75 orang guru sekolah menengah pertama (SMP) yang berasal dari wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Awalnya kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas ini akan diikuti oleh 90 orang peserta.

72578149_777454989351350_5206084882031181824_n
73475260_777455119351337_2962127524009607168_n
72725931_780196449077204_6680567564432572416_n
72786347_777455062684676_8696021667190669312_n
71546704_775370852893097_6583555012109008896_n

Yayasan LAYAK bekerja sama dengan P2KPTK2 (Pelatihan Bimbingan dan Konseling (BK) di Pusat Pengembangan Kompetensi Pendidik, Tenaga Kependidikan dan Kejuruan) melakukan serangkaian kegiatan untuk meningkatkan kapasitas guru-guru yang ada di wilayah Jakarta. Peningkatan kapasitas yang dimaksud diantaranya adalah terkait dengan sekolah inklusi.

Pada bulan Oktober, yaitu tanggal 10 Oktober sampai dengan 14 Oktober tahun 2019, telah dilakukan pelatihan yang diikuti oleh 75 orang guru sekolah menengah pertama (SMP) yang berasal dari wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Awalnya kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas ini akan diikuti oleh 90 orang peserta.

Kegiatan berlangsung dengan lancar. Pada akhir kegiatan, setiap peserta yang hadir mengikuti kelas ini diberikan sertifikat tanda kepesertaan.

Menurut sumber dari Yayasan LAYAK, kegiatan ini akan dilanjutkan untuk menyasar seluruh tenaga pendidik di tiap tingkatan secara menyeluruh. Tidak hanya untuk guru-guru SMP saja, tetapi juga akan diberikan kepada pengajar tingkat SD dan SMU.

Spread the love